oleh

Dismenore Ibu

Dismeoner Ibu

Gelisahmu ibu
Tak dapat aku selami kedalamannya
Aku terima saja
Aku sabar saja
Kau adalah laut

Deras darahmu
bergelombang racun dipinggulmu
Mencuat menjadi panas seperti lahar minta korban
Maafkan aku ibu

Senyum sekaligus marahmu adalah doa
Aku terus belajar berbakti pada seluruh kedalaman jiwa ibu
Dalam
Dalam sekali

Ibu kau berdarah waktu itu
Jangan marah padaku
Kau berteriak semaumu
Aku lahir dari rahimmu
Antara hidup dan mati
Semoga tetap dirahmati

Ibu tetap sabar
Anakmu tetap tak sadar
Maaf
Maaf ibu
Kau banyak menderita untukku

By Mahrus Ali Lamongan

Baca Juga : Rembulan Meninggalkan Cahaya Pada Lilin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.